Motivasi ke Mesir apa?
Wkwkkw jadi tadi aku ikut talkshow dan si pembicara membicarakan soal motivasi kenapa kuliah kesini. Jujurly, hidup aku rada ranting yg ngalir di air. Biasanya diibaratkannya dgn sampah yg mengalir di air. Tapi rasanya itu sedikit berlebihan. Soalnya sampah yg mengalir itu hanya di selokan atau sungai Indonesia. Bukan sungai Nil. Hehehe. Ini rumahku jadi rada pembenaran boleh kan? Yups. Hidupku terombang-ambing. Mengikuti arus. Tanpa ambisi. Tanpa motivasi berarti. Mungkin ini bertentangan bagi sebagian orang yg tetap kekeuh hidup harus bercita cita besar dkk, ya sudah, gapapa. Tapi aku sepenuhnya berserah pada sinyal tuhan yang mampu ku tangkap. Karena jika dipikir-pikir ternyata begitu. Aku ke Mesir tidak pernah ada niat. Tidak pernah ada dalam list cita cita. Dulu aku malah maunya farmasi UNEJ or Unair. Tapi, aku yg hidupnya mengalir ini suatu ketika ditawarkan kuliah ke Azhar. Dulu belom ada kata "mari kita coba!" Khas Sisca Kohl. Tapi rasa ...